KEGIATAN VCT BATCH 3 DI SMK NEGERI 2 SAMPIT

Dari tanggal 04-17 maret dilaksanakan VTC batch 3 yang diselenggarakan oleh SEAMOLEC pelatihan ini untuk menyambut program pemerintah untuk menghadapi era industri 4.0 banyak guru-guru baik adaktif, normatif dan produktif yang mengikuti kegiatan ini, untuk pelaksanaan dari jam 8 pagi […]

Sertifikasi Kompetensi Bidang TIK Berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

Diperuntukan bagi semua lulusan SMK Jurusan TIK yang masih berumur di bawah 29 tahun dapat mendaftar pada kegiatan ini. Banyak keuntungan yang di dapat, mumpung GRATIS dilaksanakan di Sampit kawan – kawan. Silahkan baca brosur dibawah ya. Daftar langsung via […]

SIMULASI 2 UNBK SMP NEGERI 8 SAMPIT BERJALAN LANCAR DAN SUKSES

pelaksanaan simulasi 2 SMP negeri 8 Sampit untuk tahun ini menupang di SMK Negeri 2 Sampit, menurut pak Willem selaku kepala sekolah SMP negeri 8 Sampit, hal ini dikarenakan pasilitas disekolah belum memenuhi untuk melaksanakan UNBK secara mandiri. Oleh karena […]

Simulasi UNBK SMK Negeri 2 Sampit

Sebagai salah satu peserta UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer), SMK Negeri 2 Sampit ikut berpartisipasi dalam melaksanakan Simulasi I yang telah dilaksanakan Senin 6 November 2017 – Selasa 7 November 2017. Simulasi I ini merupakan bagian dari proses panjang dunia […]

TEACHING FACTORY SMK NEGERI 2 SAMPIT

Pembelajaran Teaching Factory adalah model pembelajaran di SMK berbasis produksi/jasa yang mengacu pada standar dan prosedur yang berlaku di industri dan dilaksanakan dalam suasana seperti yang terjadi di industri. Pelaksanaan Teaching Factory menuntut keterlibatan mutlak pihak industri sebagai pihak yang relevan menilai kualitas hasil […]

 

KEGIATAN VCT BATCH 3 DI SMK NEGERI 2 SAMPIT

Dari tanggal 04-17 maret dilaksanakan VTC batch 3 yang diselenggarakan oleh SEAMOLEC pelatihan ini untuk menyambut program pemerintah untuk menghadapi era industri 4.0 banyak guru-guru baik adaktif, normatif dan produktif yang mengikuti kegiatan ini, untuk pelaksanaan dari jam 8 pagi sampai jam 10 malam, selama mengikuti kegiatan ini para peserta diwajibkan mengumpulkan tugas 2 kali jadi host, 2 kali jadi moderator, 2 kali jadi presenter, tugas ini dikirimkan ke koordinator masing-masing wilayah, setelah mengumpulkan tugas ini nanti dari pihak SEAMOLEC akan mengadakan penilaian, mana yang berhak lulus dan tidak.

bagi yang lulus akan mendapatkan sertifikat dari SEAMOLEC langsung dan dapat mengadakan pembelajaran secara online menggunakan WEBEX.

Sertifikasi Kompetensi Bidang TIK Berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

Diperuntukan bagi semua lulusan SMK Jurusan TIK yang masih berumur di bawah 29 tahun dapat mendaftar pada kegiatan ini. Banyak keuntungan yang di dapat, mumpung GRATIS dilaksanakan di Sampit kawan – kawan. Silahkan baca brosur dibawah ya. Daftar langsung via online, dapat dilakukan dengan scan barcode dibawah. Untuk pertanyaan lebih lanjut bisa langsung hubungi kontak dibawah, atau bisa datang langsung ke SMK Negeri 2 Sampit untuk menanyakan tetang kegiatan ini ke Bu  Mimi Juniati Kaprog Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan.

SIMULASI 2 UNBK SMP NEGERI 8 SAMPIT BERJALAN LANCAR DAN SUKSES

pelaksanaan simulasi 2 SMP negeri 8 Sampit untuk tahun ini menupang di SMK Negeri 2 Sampit, menurut pak Willem selaku kepala sekolah SMP negeri 8 Sampit, hal ini dikarenakan pasilitas disekolah belum memenuhi untuk melaksanakan UNBK secara mandiri. Oleh karena itu tahun ini sekolah kami masih menumpang untuk melaksanakan simulasi sampai UNBK nanti. Ada 99 orang peserta yang mengikuti simulasi 2 ini. Dimulai dari tanggal 4-8 februari, walaupun baru pertama kali melaksanakan simulasi, selama pelaksanaan berjalan dengan tertib dan aman, dan siswa kami dapat menguasi masalah-masalah yang terjadi selama mengerjakan soal.

 

Simulasi UNBK SMK Negeri 2 Sampit

Sebagai salah satu peserta UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer), SMK Negeri 2 Sampit ikut berpartisipasi dalam melaksanakan Simulasi I yang telah dilaksanakan Senin 6 November 2017 – Selasa 7 November 2017. Simulasi I ini merupakan bagian dari proses panjang dunia pendidikan nasional untuk melaksanakan dan menyukseskan ujian nasional berbasis komputer. Tujuan dari Simulasi I UNBK ini adalah untuk mengenalkan para siswa, guru pengawas, dan proktor beserta teknisi terhadap mekanisme penyelenggaraan ujian dan teknis operasional program UNBK. Diharapkan melalui simulasi ini, setiap peserta menguasai cara menggunakan perangkat lunak komputer dalam menjawab soal-soal yang diberikan.

TEACHING FACTORY SMK NEGERI 2 SAMPIT

Pembelajaran Teaching Factory adalah model pembelajaran di SMK berbasis produksi/jasa yang mengacu pada standar dan prosedur yang berlaku di industri dan dilaksanakan dalam suasana seperti yang terjadi di industri. Pelaksanaan Teaching Factory menuntut keterlibatan mutlak pihak industri sebagai pihak yang relevan menilai kualitas hasil pendidikan di SMK. Pelaksanaan Teaching Factory (TEFA) juga harus melibatkan pemerintah, pemerintah daerah dan stakeholders dalam pembuatan regulasi, perencanaan, implementasi maupun evaluasinya.

Pelaksanaan Teaching Factory sesuai Panduan TEFA Direktorat PMK terbagi atas 4 model, dan dapat digunakan sebagai alat pemetaan SMK yang telah melaksanakan TEFA. Adapun model tersebut adalah sebagai berikut:

  • Model pertama, Dual Sistem dalam bentuk praktik kerja lapangan adalah pola pembelajaran kejuruan di tempat kerja yang dikenal sebagai experience based trainingatau enterprise based training.
  • Model kedua, Competency Based Training (CBT) atau pelatihan berbasis kompetensi merupakan sebuah pendekatan pembelajaran yang menekankan pada pengembangan dan peningkatan keterampilan dan pengetahuan peserta didik sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Pada model ini, penilaian peserta didik dirancang untuk memastikan bahwa setiap peserta didik telah mencapai keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan pada setiap unit kompetensi yang ditempuh.
  • Model ketiga, Production Based Education and Training (PBET) merupakan pendekatan pembelajaran berbasis produksi. Kompetensi yang telah dimliki oleh peserta didik perlu diperkuat dan dipastikan keterampilannya dengan memberikan pengetahuan pembuatan produk nyata yang dibutuhkan dunia kerja (industri dan masyarakat).
  • Model keempat, Teaching Factory adalah konsep pembelajaran berbasis industri (produk dan jasa) melalui sinergi sekolah dan industri untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dengan kebutuhan pasar.

Tujuan pembelajaran Teaching Factory

  • Mempersiapkan lulusan SMK menjadi pekerja dan wirausaha;
  • Membantu siswa memilih bidang kerja yang sesuai dengan kompetensinya;
  • Menumbuhkan kreatifitas siswa melalui learning by doing;
  • Memberikan keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia kerja;
  • Memperluas cakupan kesempatan rekruitmen bagi lulusan SMK;
  • Membantu siswa SMK dalam mempersiapkan diri menjadi tenaga kerja, serta membantu menjalin kerjasama dengan dunia kerja yang aktual;
  • Memberi kesempatan kepada siswa SMK untuk melatih keterampilannya sehingga dapat membuat keputusan tentang karier yang akan dipilih.