Lomba Pramuka Penegak (LPP)

PRAMUKA
Lomba Pramuka Penegak (LPP) yang bertemakan pengelolaan sampah menjadi benda pakai atau Kerajinan, di laksanakan di STIKIP MUHAMMADIYAH SAMPIT. Ajang Lomba Pramuka Penegak (LPP) RANCANAS STIKIP MUHAMMADIYAH SAMPIT tingkat SLTA se Kota Waringin Timur ini diselenggarakan pada hari Sabtu dan Minggu, 25 dan 26 Mei 2013.

Lihat Galeri

SMKN 2 Sampit  yang mempunyai Misi untuk menanamkan budaya peduli Lingkungan dengan semangat mendukung kegiatan yang diadakan oleh STIKIP MUHAMMADIYAH dengan mengirimkan satu team yang terdiri  Agus Mulyanto, Septiyani Putri Jayanti, Sri Wulan Maulana, serta Desy sebagai model dan dibimbing langsung oleh ibu Putri A.Md selaku Master Seni di SMKN 2 Sampit, sekaligus sebagai pembimbing dalam  Organisasi Pengelolahan Barang Barang Bekas di SMKN 2 Sampit. Selain sikap peduli, juga perlu kratifitas untuk mewujudkan sampah menjadi benda yang punya nilai ekonomi dan nilai seni yang tinggi, begitu yang disampaikan oleh Ibu Putri selaku pembimbing, yang disekolah dipercaya untuk mengajar mata Pelajaran Seni Budaya dan Muatan Lokal.

Dalam lomba ini SMKN 2 Sampit membuat baju FANCY dari Koran bekas, karena di SMKN 2 Sampit yang berlangganan salah satu surat kabar Sampit, tentunya kertas koran yang tidak dipakai akan menumpuk jika tidak dimanfaatkan Oleh karena itu sebagai siswa yang mempunyai kreatifitas dan peduli lingkungan kami sebagai pendisainer berusaha mengolah Koran tersebut menjadi kerajinan  yang mempunyai nilai jual tinggi dan mempunyai seni yang kreatif.

Dalam Lomba Pengelolahan Barang Barang Bekas di STIKIP MUHAMMADIYAH SAMPIT, SMKN 2 Sampit berhasil meraih Juara Satu (1), dan mendapatkan Piala serta Piagam penghargaan. Prestasi ini sangat berarti bagi kami team, begitu yang diungkapkan Agus salah satu anggota team dari kelas XI, karena Lomba Pengelolahan Barang Barang Bekas pertama kali di adakan di Kota Waringin Timur, dan pertama meraih Juara satu (1) adalah SMKN 2 Sampit.

Team dari  SMKN 2 Sampit di bawah bimbingan Ibu Putri Apriyani,A.Md sengaja membuat baju FANCY  dari Koran bekas karena di samping mengurangi sampah kertas khususnya koran di areal SMKN 2 Sampit juga membuat lingkungan SMKN 2 Sampit menjadi bersih, karena kami siswa-siswi SMKN 2 Sampit terbiasa ditanamkan sikap untuk peduli Lingkungan,, seperti logo SMK (Sopan Mandiri Kreatif), siswa siswi SMK itu BISA.

Maka mari kita jadikan sampah sebagai peluang untuk menjadi uang atau prestasi…………………………..tetap semangat teman-teman generasi muda, teman-teman SMK-2 mari kita ciptakan SMK-2 Sampit sebagai sekolah yang peduli Lingkungan. Salam Lestari………….(Agus)

You can leave a response, or trackback from your own site.

One Response to “Lomba Pramuka Penegak (LPP)”

  1. selamat buat ibu putri sebagai pembimbing n guru seni budaya smkn2 sampit atas keberhasilannya meraih juara 1 lomba kreativitas.

    buat master seni ha…ha… kualat jangan pakai kata master ntar dimarahi masternya lho dari komunitas bim sala bim pitut saputra ( isi surakarta ) cuma bercanda.

    sukses buat bunder yang selalu merenung saat saya melukis mural tps surakarta tempo dulu.

Leave a Reply