PENUTUPAN BIMTEK LAB SENI DAN FILM DI SMK NEGERI 2 SAMPIT

Kementrian Pendidikan dan kebudayaan Direktorat Jendral Kebudayaan mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Laboratorium Seni dan Film di SMKN 2 Sampit. Pembukaan dilaksanakan pada hari senin 26 Agustus 2019 di Lab. Seni & Budaya Manggatang Tarung SMKN 2 Sampit. Kegiatan ini diadakan selama 3 (tiga) hari, dari tanggal 26 s.d. 28 Agustus 2019.

Penyelenggaraan bimtek ini bertujuan untuk mempersiapkan Operator Laboratorium Seni dan Film. Kegiatan diikuti oleh 15 orang peserta sesuai kuota yang disiapkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Kebudayaan. Peserta kegiatan terdiri atas guru dan siswa dari SMKN-2 Sampit, SMKN-1 Sampit dan SMK Bakti Mulya Sampit.

Materi disampaikan oleh Bapak Rangga, Bapak Hari dan Bapak Uding dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Kebudayaan. Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini, dan semakin bersemangat ketika diberi kesempatan untuk melakukan praktik. Materi bimtek diantaranya:
1) Pengenalan peralatan yang terdapat di ruang operator;
2) Pengoperasian peralatan;
3) Praktik membuat midi atau instrumen untuk perekaman video;
4) Perekaman suara dan audio dengan objek praktik tim Paduan Suara SMK Negeri 2 Sampit dan Band SMKN-2 Sampit.
Lucky, salah satu peserta merasa sangat beruntung terpilih untuk mengikuti kegiatan ini. Siswa SMKN-2 Sampit ini telah mengerti cara mengoperasikan peralatan di Laboratorium Seni dan Budaya, dan mampu membuat rekaman yang lebih bagus. Demikian pula dengan peserta lain, mereka telah merasakan manfaat dari kegiatan ini. Harapannya ke depan akan ada pelatihan lanjutan dengan materi yang lebih mendalam, misalnya: bagaimana cara missing , mastering dan bahkan cara membuat film.

Pada penutupan kegiatan, Bapak Drs. Ino selaku Kepala SMKN-2 Sampit menyampaikan bahwa, Laboratorium Seni & Budaya “Manggatang Tarung” SMKN-2 Sampit terbuka bagi masyarakat sekitar Sampit. Silakan digunakan untuk memajukan Seni dan Budaya Daerah Sampit bahkan Kalimantan Tengah. Hal ini tidak saja bagi sekolah tetapi juga bagi instansi pemerintah, maupun komunitas seni yang ingin berkreasi. Tentunya dengan melalui prosedur yang sesuai tambah Beliau diakhir penyampainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *